Androgames / MV-PV Subbed / Subtitle / Tips and Trick / Tutorial / and Many More

LightBlog

Artikel

Wednesday, 3 April 2019

Review Film - Shazam! (2019)




“Say my name then my power will flow through you, SHAZAM!”

HELL YEAH! Image dark dan suram dari DCEU seolah hilang begitu saja dengan adanya film ini. Seperti James Wan yang ditunjuk menahkodai film Aquaman yang sukses di pasaran. Kali ini Warner Bros kembali menunjuk nahkoda film horor David F. Sandberg untuk menahkodai film superhero DC Comics. Film ini adalah Captain Marvel a.k.a Shazam!

Oke kali ini aku akan memberikan sedikit ulasan dan pendapat saya mengenai film Shazam ini. Jujur saja dari awal aku udah excited banget sama film DC yang satu ini karena seperti yang kita tahu Shazam memiliki image yang jenaka dan polos. Dimana bocah berusia 14 tahun diberi kekuatan oleh penyihir dan menjadi pahlawan super.

Film ini bercerita tentang seorang anak bernama Billy Batson yang tinggal di rumah asuh yang mendapatkan kekuatan sihir dari penyihir bernama Shazam. 

Film ini memiliki alur cerita yang ringan dan dibalut dengan sajian komedi receh yang natural yang mampu membuat penonton tertawa sepanjang film berjalan. Ini merupakan formula baru yang diterapkan pada franchise DC Extended Universe yang sebelumnya dinilai terlalu dark dan serius.

Ingat Thor Ragnarok? Yep, aku ngrasa kalo David F. Sandberg ini Taika Watiti-nya DCEU. Awalnya David ini merupakan sutradara film horor seperti Light Out dan Anabelle Creation, jadi rasanya agak aneh kalo dia jadi sutradara film superhero komedi. Akan tetapi kita gak boleh nilai sutradara dari film sebelumnya, terbukti David mampu menahkodai film Shazam dengan sangat baik dan membawa warna cerah pada dunia DCEU. Well done David.

Elemen action, komedi dan drama keluarganya dikemas dengan sangat baik di film ini. Humor di film ini memang terkesan receh, tapi itulah yang kebanyakan kita harapkan ketika menonton film yakni untuk mendapatkan hiburan. Karakter antara Billy dengan versi Dewasa-nya yakni Zachary Levi terkesan sangat berbeda. Menurutku lebih fun versi Zachary Levi-nya, dan chemistry-nya sama Freddie lebih dapet. Drama keluarganya juga cukup bagus, dimana selama ini Billy mencoba menemukan keluarganya dan itu sungguh heartwarming.

Dari segi karakter aku kagum banget sama Zachary Levi yang mempu memerankan Shazam dengan sangat baik. Dengan karakter bocahnya yang polos membuat para penonton satu studio tertawa. Berbeda dengan versi bocahnya Billy yang terkesan santai dan gak banyak bicara. Disini kita dapat melihat melihat Mark Strong sebagai penjahat utama yakni Thadius Sivana. Semua karakter pendukung memainkan perannya dengan baik terutama Freddie Freeman yang membantu Billy menemukan jati diri sosok superheronya.

Untuk musiknya sendiri bisa dibilang cukup keren, dimana membuat adegan actionnya makin berasa seru ditambah dengan akting polosnya Zachary Levi. Omong-omong soundtrack yang paling aku suka dari film Shazam! Ini adalah lagu “Don’t Stop Me Now” yang dibawakan oleh band Queen. Sumpah awalnya aku kaget dan merinding pas denger lagu ini mengiri adegan di film Shazam!. Well done.

Mungkin ini agak sedikit spoiler,  ada juga beberapa referensi budaya pop seperti Game of Thrones, Star Wars, dan referensi superhero di DCEU lainnya.

Well pokoknya kalian wajib nonton film DC yang satu ini, dijamin kalian pasti bakal terhibur dengan aksi kocaknya. Buang mindset kalian yang selalu berpikir bahwa film DC itu dark dan serius untuk film ini. Shazam merupakan angin segar buat dunia DCEU, jadi untuk saat ini DCEU sudah punya 3 film yang fresh yakni Wonder Woman, Aquaman dan Shazam.

Aku harap kedepannya DCEU bisa semakin sukses agar bisa menyenangkan para penggemar DC di seluruh dunia termasuk aku, hehe.

- Nilai Keseluruhan: 9/10

“Remember, some people hate DC Movies, but not us, we love them” 


No comments:

Post a Comment